Setelah anda memutuskan memilih yang mana, mari kita lanjut ke bagian berikutnya.
Tentukan Produk yang akan anda jual.
Nah anda harus memilih dulu produk seperti apa yang akan anda jual. Apakah udang, bakso, atau lainnya. Kenapa ini penting? Alasannya adalah karena anda tidak mungkin membuat produk yang disukai semua orang.
Memilih produk yang akan anda buat atau jual akan menentukan langkah yang tepat untuk mempromosikan barang yang anda jual. Ini juga akan memudahkan
Memikirkan modal
Nah sekarang hitung kebutuhan modalmu. Frozen food memerlukan freezer dan alat packaging yang anti udara. Jika anda tidak punya modal, bisa dengan meminjam ke bank. Banyak program yang ditujukan untuk pebisnis pemula, misalnya saja Kredit Usaha Rakyat BRI atau Mitra Usaha Mandiri.
Jika tidak punya modal dan belum berani berhutang bagaimana? Gampang kok. Baca artikel ini sampai akhir
Pilih Peralatan
Nah bisnis makanan frozen itu bisnis simple, sederhana, namun jangan menyepelekan modalnya. Anda butuh freezer dan alat pembungkus (packaging) yang cukup mahal jika kantongmu kempis.
Anda bisa menyesuaikan keuangan dengan jenis peralatan. Nah jika kehabisan uang, cobalah untuk menitipkan frozen foodsmu di restoran atau minimarket. Triknya adalah membagi sebagian keuntungan dengan mereka.
Nah sekarang pikirkan metode pemasaranmu. Misalnya bagaimana anda akan mengenalkan produk. Bisa saja dengan mulut ke mulut melalui orang-orang yang akan kita kenal. Ataukah akan memperbesar usaha melalui sistem online
Go Online, Go Social Media.
Oke sekarang pikirkan untuk memperbesar usahamu melalui online. Kelebihan frozen food adalah ia bisa tahan lebih dari satu hari. Jadi anda bisa menjual produk dengan target lokal kota/kabupaten. Menggunakan sosial media seperti Facebook atau instagram untuk menarik pelanggan adalah ide cemerlang.
Jika mau lebih banyak pelanggan, bersaing di Google adalah pilihan asyik. Ada dua teknik yang bisa kita gunakan, satu adalah SEO lokal dan satunya adalah Google Adwords Lokal. Teknik pertama bisa lebih murah atau lebih mahal daripada kedua, tergantung cara pemakaian.
Dapatkan Lisensi Makanan
Jika anda memang ingin memperlebar usaha, apalagi ke arah nomor 5. Mendapatkan lisensi makanan adalah hal wajib. Untuk izin makanan selain daging, cukup ke dinas perindutrian setempat atau hanya PIRT saja. Nah beda lagi kalau daging, kita harus mengurus ke BPOM juga, Ini cukup mahal.
Jangan mengabaikan lisensi kecuali hanya berjualan ke saudara atau tetangga ya sob. Bisa bisa anda dibawa ke ranah hukum lho.
Tambah Networking dan Teman
Iya sob. Silahkan tawarkan frozen foodsmu ke komunitas, makin banyak yang tahu makin laris kan produkmu.
Penting juga, silahkan tawarkan frozen foodsmu ke swalayan atau supermarket. di sana banyak orang membutuhkan frozen foods.
Distributor atau Reseller
Nah ini adalah langkah awal kalau anda ingin memperbesar usahamu namun belum berani membuka cabang. Anda bisa mencari distributor secara sukarela. Resikonya pun kecil karena mereka bukan karyawan. Kalian sama-sama pengusaha
Waralaba bisnis frozen food. Kenapa tidak?
Bisnis Waralaba sekarang bertebaran. Banyak kok yang sukses membisniskan frozen food secara waralaba.
Waralaba itu biasanya khusus berjualan frozen food anda, kalau distributor kan dicampur dengan berjualan lainnya. Nah anda pikirkan mana yang cocok untuk bisnismu.
Spesialis dan Nilai tambah
Kalau kita hanya menjual nugget dan bakso yang sama dengan yang ada di Indomaret. Cara bisnisnya pun sama, yakni menunggu pembeli. Bisnis kita bakalan susah maju. Nah untuk itu sobat harus berspesialis dan sebaiknya unik. Pelayanannya pun harus jemput bola.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar